Berbagi cara lewat Tips & Trik

Ataeh memberikan uraian tentang CARA/KIAT/TRIK yang TEPAT untuk mempermudah anda

Semua Tentang Blogspot

Mengupas tentang Masalah Blog dan yang berhubungan dengan blog

Berbagi Template

Share template baik yang Premium atau Non Premium yang sudah pasti SEO

Perbedaan AMP dan PWA, Mana Yang Lebih Bagus?

AMP vs PWA


Perbedaan AMP dan PWA, Mana Yang Lebih Bagus - Hai sobat @ataeh, Kali ini @ataeh akan mengulas mengenai AMP (Accelerated Mobile Pages) dan PWA (Progessive Web Apps). Kalau pembahasan perbedaan AMP dan Non AMP, sudah pernah @ataeh bahas. Sekarang yang @ataeh bahas adalah AMP vs PWA Karena dirasa banyak yang salah kaprah dan banyak yang belum tahu perbedaan AMP dan PWA, sehingga banyak yang salah dan keliru dan keduanya dianggap sama. Memang, penciptaan AMP dan PWA tujuannya sama, yaitu meningkatkan pengalaman pengguna internet dalam mengakses situs dengan menggunakan perangkat mobile.


Tapi sebenarnya keduanya berbeda. Untuk mengetahui di mana letak perbedaannya, mari kita bahas keduanya agar kita tahu apa perbedaan AMP dan PWA


Accelerated Mobile Pages (AMP)


Accelerated Mobile Pages (AMP) adalah sebuah program open-source yang dikembangkan oleh Google yang memang dikhususkas untuk mobile internet, tujuannya adalah agar proses loading-nya lebih cepat dan lebih baik. Sehingga kelebihan dari AMP yang sangat menonjol terletak kecepatan loading yang lebih baik dibandingkan halaman website biasa atau Non AMP.

AMP (Accelerated Mobile Pages) memang didesain khusus, yang tak lain agar bisa lebih cepat dibaca. AMP juga didesain agar bisa di-cache sehingga Google bisa meng-host halaman tersebut, meng-host konten langsung di Google.

AMP memberikan banyak kelebihan dan kepuasan bagi pengguna maupun pemilik website, diantaranya :
  1. Waktu loading yang lebih cepat
  2. Visibilitas konten lebih tinggi
  3. Meningkatkan SEO
  4. Mendukung google ads
  5. Untuk pengguna internet,
  6. waktu loading yang cepat akan menambah kepuasan bagi pemilik website AMP memang bukan faktor SEO, tapi secara tidak langsung AMP turut memaksimalkan SEO.

Ketika anda mencari sebuah artikel, dan dalam hasil pencarian anda di Google terdapat tanda petir, itulah yang disebut dengan AMP. Petir adalah isyarat bahwa loadingnya cepat, serta bisa swipe kanan kiri untuk membaca artikel lainnya. Itu ciri utama bahwa halaman tersebut adalah AMP.

Kenapa AMP sering ditemukan di website berita atau blog-blog artikel?

Karena AMP memang dibuat untuk meningkatkan pengalaman dan kepuasan pengguna dalam membaca artikel.

Satu hal lagi, yaitu AMP tidak mendukung untuk halaman website sejenis e-commerce atau sejenisnya yang tentu saja lebih kompleks dari halaman yang berisi artikel (statis). AMP sangat cocok dan sangat berguna untuk website yang berbasis konten atau berita, bahkan website dengan konten yang statis seperti blog dan sejenisnya juga cocok menggunakan AMP


Progressive Web Apps (PWA)


Progressive Web Apps (PWA) adalah sebuah aplikasi web atau sebuah halaman website yang dirancang menyerupai aplikasi mobile. Atau bisa juga disebut aplikasi web offline yang menyerupai aplikasi mobile. Membangun PWA berkualitas tinggi memiliki beberapa keunggulan, termasuk meningkatkan layanan untuk pengguna, meningkatkan konversi dan interaksi.

Penggunaan PWA memberikan banyak keuntungan bagi para pengguna smartphone. Karena dengan adanya PWA, tidak perlu lagi menginstall aplikasi aslinya, sehingga bisa menghemat memori smartphone karena tidak terlalu memakan memori seperti halnya aplikasi native. Kelebihan dari PWA yang menonjol adalah dapat diakses di jaringan yang lemah bahkan secara offline. Kecepatan aksesnya pun lebih baik daripada website atau aplikasi web biasa.

PWA didukung oleh sistem Service Worker. Teknologi ini memberikan fungsionalitas offline, notifikasi push, update konten, pergantian konektivitas, dan beberapa fitur lainnya. Sehingga dalam koneksi yang tidak stabil website tetap bisa diakses dengan cepat dan tampilannya sama seperti terakhir kita membukanya.

Tapi walaupun PWA menyerupai aplikasi native, tetap ada fitur di aplikasi native yang tidak bisa berfungsi di PWA. Karena pada dasarnya PWA adalah aplikasi berbasis website, buakn aplikasi hybrid atau native.

Bagaimana kita bisa mengetahui jika sebuah website adalah PWA?

Kita bisa mengetahui sebuah website adalah PWA dengan memperhatikan ciri-cirinya.

PWA memiliki beberapa karakteristik yaitu :
  1. Tidak tergantung terhadap konektivitas jaringan
  2. Instant loading
  3. Memiliki bentuk yang mirip dengan aplikasi native
  4. Mendukung notifikasi, 
  5. Responsif
  6. Bisa ditambahkan ke halaman utama smartphone.

Kesimpulan

Dari ulasan diatas, kita dapat melihat dasar perbedaan Valid AMP dan PWA. Jadi, perbedaan yang mendasar dari kedua teknologi ini adalah AMP hanya fokus dalam meningkatkan performa sebuah halaman website yang diakses melalui perangkat mobile, sedangkan PWA bertujuan untuk membuat aplikasi web layaknya aplikasi native dan menjadi alternatif apabila terjadi masalah pada aplikasi native. Dan keduanya sudah banyak yang menggunakan secara bersamaan untuk mencapai hasil yang maksimal.

Related Posts:

Disqus Comments

NEWSLETTER SIGNUP