Berbagi cara lewat Tips & Trik

Ataeh memberikan uraian tentang CARA/KIAT/TRIK yang TEPAT untuk mempermudah anda

Semua Tentang Blogspot

Mengupas tentang Masalah Blog dan yang berhubungan dengan blog

Berbagi Template

Share template baik yang Premium atau Non Premium yang sudah pasti SEO

+62-815-1591-2694 Official WhatsApp Support

Mengatur Isi Artikel Agar Disukai oleh Google

Artikel disukai google adalah artikel yang berkualitas, Agar artikel yang anda buat di sukai oleh Google, maka anda perlu mengatur isi artikel anda, tujuannya tidak lain adalah agar Google suka pada Artikel yang anda buat.

Mengatur Isi Artikel Agar Disukai oleh GoogleAgar artikel yang anda buat di sukai oleh Google, maka anda perlu mengatur isi artikel anda, tujuannya tidak lain adalah agar Google suka pada Artikel yang anda buat.

Perlu diingat bahwa Google adalah bot yang di dalamnya sudah ditentukan rumus-rumus, sehingga ketika sebuah artikel yang anda tulis banyak yang berkesesuaian dengan rumus algoritma google, sudah bisa dipastikan artikel anda berada pada posisi pageone.

Pada artikel sebelumnya sudah dipaparkan mengenai Cara Membuat Artikel Berkualitas yang Disukai Google yang dilihat dari sudut pandang antara pembaca atau Visitor dan Google.

Nah, Kali ATAEH akan mengulas tentang pengaturan bentuk artikel yang nantinya akan disuka oleh Google. Jadi artikel kali ini ataeh fokuskan pada aturan "dalemannya" artikel dan juga website. Sehingga dengan mengakali artikel dan juga website bisa diharapkan blog sobat lebih diskuai bahkan dicintai oleh google atau dengan kata lain website dan artikel sobat bisa SEO friendly dan mendapatkan peringkat yang bagus.
Mari kita lakukan caranya....


1. Meletakkan keyword pada judul artikel

Meletakkan keyword pada judul artikel adalah hal yang utama, maka letakkanlah pada posisi pertama, karena keyword adalah kunci "kata" yang pertama kali dibidik oleh Google.
Contohnya begini, sobat ingin membuat artikel mengenai bisnis online, maka sebaiknya contoh judulnya seperti ini "Bisnis Online, peluang sukses finansial masa depan". Ini contoh yang benar. Bukan malah meletakkan keyword di belakang, seperti ini "peluang sukses finansial di masa depan dengan bisnis online". Ini contoh yang salah.

Jadi Kesimpulannya adalah ketika sobat membuat artikel, usahakan meletakan keyword pada bagian awal atau kata pertama pada judul.

2. Meletakkan keyword pada URL

Meletakkan keyword pada URL termasuk hal yang penting dan jangan di anggap remeh, karna peletakan keyword pada URL juga meningkatkan SEO.
Contohnya begini, sobat mau membidik keyword "Mengatur Isi Artikel Agar Disukai oleh Google", maka baiknya URL sobat adalah "https://ataeh.blogspot.com/2018/12/mengatur-isi-artikel-agar-disukai-oleh-google.html". Jadi semua kata yang ada pada judul Artikel juga ada pada URL. Dan  kabar baiknya adalah URL artikel akan selalu menyesuaikan dengan judul artikel secara otomatis. Tapi kalau sekiranya sobat kurang puas dengan URL otomatis yang diberikan oleh Google terlalu pendek dan judul artikel panjang, maka sobat bisa menambah kata dalam URL secara manual.

3. Artikel Lebih panjang, maka lebih bagus

Semakin banyak kata dan semakin panjang sebuah artikel, maka hal itu semakin baik. Sebaiknya artikel yang sobat tulis bisa mencapai 700 kata atau lebih. Karena Google lebih menyukai artikel yang panjang dengan pembahasan yang mendetail.

4. Meletakkan keyword pada 100 kata di paragraf pertama

Peletakan kata kunci atau keyword menurut saya sangat. Bahkan semakin di awal paragraf semakin baik. Biasanya para blogger mengakali hal ini, yaitu dengan mengcopy judul lalu di paste di bagian awal artikel dan dipisahkan dengan "-". Kira-kira kayak awal artikel saya di atas.

5. Metakan keyword pada meta description

Kalau menurut saya peletakan keyword pada meta description ini pengaruhnya tidak begitu besar. Tapi menerapkan hal ini tidak ada salahnya, karena peletakan keyword pada meta description dapat memberikan pengaruh pada CTR atau rasio klik tayang pada blog sobat di mesin pencari.

Bagi sobat yang ingin mengetahui bagaimana cara memasang meta deskripsi, sobat bisa baca di sini : Cara Memaksimalkan SEO di Blogger

6. Gunakan gambar yang relavan

Ketika sobat membuat artikel, usahakan menggunakan gambar yang relavan. Tidak lucukan kalau artikel yang sobat bahas adalah tutorial blogger, gambar yang sobat pasang masakan. Untuk gambar, Tidak usah banyak-banyak, Satu saja sudah cukup, andaikata sobat memasang lebih dari satu, itu lebih baik. Jangan lupa, untuk selalu memasang ALT Atribut pada gambar, karena hal itu sangat penting.

7. Gunakan video yang relavan

Kalau sobat terpaksa memasukkan video, pasang video yang relavan. Memasang video memang tidak memberikan pengaruh yang besar pada blog sobat, tapi dengan adanya video yang relevan yang pada artikel sobat, maka blog sobat mendapatkan nilai tambah.

8. Gunakan bullet point atau tabel

Jika memang dituntut untuk menampilkan tabel atau bullet point, maka buatlah tabel atau bullet point, karna hal itu bisa memuaskan pembaca atau visitor dari pada menggunakan text biasa atau gambar. Karna kepuasan visitor dapat memberikan nilai tambah pada blog anda.

9. Pasang internal link

Memasang link ke artikel lain milik kita sendiri yang masih berhubungan dengan artikel yang sedang dibahas merupakan hal yang cukup penting, karena hal itu dapat membantu dan mempermudah mesin pencari dan juga para pembaca. Biasanya para blogger memasang internal link dengan cara manual, yaitu dengan menambahkan "BACA JUGA....", ada pula yang menggunakan internal link secara otomatis.

10. Pasang external link

Ada sebuah pribahasa yang mengatakan, untuk menjadi besar, gandenglah orang-orang besar. Kalau menurut saya, pribahasa ini bukan saja berlaku di dunia nyata, tetapi juga di dunia per bloggeran juga berlaku. Di luar banyak para blogger yang mengatakan bahwa memasang external link dapat mengurangi kualitas artikel. Tapi bagi ATAEH Memasang external link justru memberikan nilai tambah. Jika sobat mau memasang external link pada artikel sobat, pastikan :
  1. External link-nya relevan dengan pembahasan artikel sobat
  2. Gunakan atribut nofollow, bukan dofollow.
  3. Jangan gunakan keyword target sebagai anchor text.
  4. Memasang link ke blog/situs otoritas (contoh: Wikipedia)

Related Posts:

Disqus Comments

NEWSLETTER SIGNUP

Situs web ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami