Berbagi cara lewat Tips & Trik

Ataeh memberikan uraian tentang CARA/KIAT/TRIK yang TEPAT untuk mempermudah anda

Semua Tentang Blogspot

Mengupas tentang Masalah Blog dan yang berhubungan dengan blog

Berbagi Template

Share template baik yang Premium atau Non Premium yang sudah pasti SEO

+62-815-1591-2694 Official WhatsApp Support

Jangan Membatasi Diri Untuk Hal Yang Positif

Jangan Membatasi Diri Untuk Hal Yang Positif - Si ini ngomong begini, si itu ngomong begitu, si Anu ngomong negatif tentang anda.

Pernahkan anda mengalami hal semacam itu?

Itu semua adalah lika-liku kehidupan, kalau anda memfokuskan diri pada omongan atau pendapat teman-teman yang haters maka anda akan begitu karena omongan para haters sudah pasti negatif

Di dunia ini sudah pasti ada haters dan lover, karena sudah menjadi hukum alam ada haters ada lover. Karena keduanya sama-sama ada, lebih baik fokuskan diri Anda pada yang lover.

Kalau anda fokuskan diri Anda pada yang haters mata ke negatifan yang akan Anda terima dan anda akan merasa minder yang akhirnya anda tidak bisa berkembang karena anda fokus pada omongan haters yang nantinya akan masuk ke otak bawah sadar anda dan menjadi sesuatu yang anda percayai dan hal tersebut akan membatasi ruang gerakan anda.

Sesungguhnya di dunia ini Tidak ada yang membatasi diri Anda kecuali iri Anda sendiri. Pikiran Andalah yang membatasi diri, bukan orang lain, bukan kondisi, bukan politik.

Kita ambil contoh orang yang membatasi diri sendiri, orang yang membatasi  dirinya sendiri  mereka sering sekali  mengatakan  saya tidak bisa saya tidak mampu  ini susah  ini bukan  bakat saya dan lain sebagainya belum apa-apa mereka sudah memvonis dirinya sendiri dengan ke negatifan

Ciri-ciri orang yang membatasi dirinya biasanya mereka hanya melakukan hal-hal yang mudah-mudah saja dan tindakan mereka yang bisa dan biasa-biasa saja

Sesuatu yang biasa-biasa saja sudah pasti harganya juga biasa-biasa saja

Apakah anda mau diri Anda harganya biasa-biasa saja

Andaikata ada seseorang, dia bisa menyapu menggunakan sapu lidi di halaman, Apakah hal tersebut bisa dikatakan luar biasa?

Pastinya tidak, karena hal tersebut sudah biasa  dan banyak yang bisa. Beda lagi kalau ada seseorang yang menyapu halaman dengan menggunakan sebuah alat yang canggih yang cara kerjanya lebih efektif dan efisien, pastinya hal tersebut luar biasa, Karena dia bisa melakukan sesuatu yang tidak biasa.

Begitu juga dengan diri Anda, apabila anda melakukan hal-hal yang biasa, anda dikategorikan orang yang biasa.

Lalu bagaimana caranya agar tidak dikategorikan orang yang biasa?

Jawabannya tidak lain adalah melakukan hal baru yang diluar jangkauan orang lain atau banyak orang lain yang tidak bisa melakukan hal itu

Caranya bagaimana?

Caranya ya Anda harus membongkar belief System yang ada pada diri Anda. jangan batasi diri Anda, karena membatasi diri sama juga dengan membatasi kemajuan, membatasi diri sama dengan membatasi pencapaian generika aus deutschland.

Artinya ketika kita membatasi diri  berarti kita telah menyia-nyiakan  potensi  yang  sebenarnya ada pada diri kita, yang mana potensi tersebut sangat besar sekali

Jadi arti membatasi diri disini adalah berkaitan dengan kemampuan dan potensi kita.

Ketika anda melakukan hal yang biasa-biasa saja itu berarti Anda hanya melakukan pada ruang lingkup batas kemampuan Anda, padahal jika Anda mau membukan batas itu, kemampuan yang Anda miliki jauh lebih besar dibandingkan apa yang Anda pikirkan saat ini.

Kenapa selama ini kita hanya bisa membatasi diri sendiri untuk meraih pencapaian yang belum pernah kita capai sebelumnya?

Karena di dalam hati ada keyakinan yang membatasi. Keyakinan tersebutlah yang membuahkan asumsi bahwa kita tidak bisa, kita tidak mampu, atau tidak mungkin mencapai itu dan lain sebagainya.

Berikut adalah beberapa contoh keyakinan yang membatasi diri:

Merasa tidak bisa
Merasa tidak layak atau tidak pantas
Merasa tidak perlu lebih baik
Takut gagal
Takut akan penilaian orang lain atau takut komentar orang lain
Merasa lebih hina, lebih rendah dibanding orang lain
Merasa tidak mempunyai bakat
Tidak punya waktu
Sudah nasib, nasib tidak bisa dirubah
Dan sebagainya yang membuat kita tertahan.

Lalu bagaimana caranya untuk menghapus keyakinan-keyakinan itu?

Langkah pertama adalah merombak pemahaman, artinya, apa yang ada dalam pikiran itu tidak benar.
Misalnya saat Anda merasa tidak pantas, kata siapa? Siapa yang memutuskan pantas atau tidak pantas? Bukankah semua itu  hanya perasaan yang sedang berbicara kepada anda yang ada di dalam benak anda?

Yang benar adalah semua orang layak untuk sukses, termasuk Anda.

Untuk menghilangkan pemahaman atau perasaan semacam itu, Carilah berbagai referensi bahwa keyakinan-keyakinan Anda itu salah. Perbanyaklah baca buku-buku orang sukses yang bisa diambil hikmahnya dan bisa dijadikan pelajaran untuk kita.

Langkah kedua pelajari diri sendiri dan tanyakan pada diri sendiri tentang Apa potensi yang ada pada diri yang bisa diberdayakan sehingga muncullah keyakinan bahwa ada potensi diri yang bisa diberdayakan. Dengan selalu menanyakan pada diri sendiri dan selalu menambah wawasan maka Anda akan menemukan berbagai keyakinan yang justru memberdayakan potensi diri.

Langkah ketiga masukan dan tanamkan keyakinan-keyakinan baru dalam hati anda atau dalam pikiran bawah sadar dengan cara afirmasi dan visualisasi.

Langkah keempat lakukan dan kerjakan apa yang selama ini Anda anggap tidak bisa. Lakukan secara bertahap step by step

Jika Anda sudah berhasil menghilangkan berbagai keyakinan yang selama ini membelenggu dan membatasi diri Anda membatasi, maka potensi Anda akan lebih terbuka dan teroptimalkan. Saat potensi sudah optimal dan tergali, Anda akan lebih banyak menemukan peluang yang terbuka. Bahkan, yang sebelumnya Anda pikir tidak mungkin menjadi mungkin. Yang sebelumnya Anda tidak percaya diri melakukan sesuatu menjadi lebih percaya diri.


Semoga tulisan Jangan Membatasi Diri Untuk Hal Yang Positif ini bermanfaat.

Related Posts:

Disqus Comments

NEWSLETTER SIGNUP

Situs web ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami